Memasuki Semester I 2026, kawasan terpadu yang dikelola InJourney
Tourism Development Corporation (ITDC) tersebut mencatatkan kinerja yang sangat
mengesankan. Sebanyak 685.844 wisatawan tercatat berkunjung ke kawasan
Mandalika dalam enam bulan pertama tahun ini.
Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan yang signifikan
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan wisatawan ke
destinasi unggulan di Gumi Tatas Tuhu Trasna ini meningkat 17,39 persen secara
year-on-year (YoY).
Lonjakan kunjungan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa The
Mandalika semakin diminati wisatawan dan strategi pengembangan kawasan yang
dijalankan pengelola mampu mendorong pertumbuhan pariwisata secara nyata.
Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan realisasi
jumlah pengunjung sepanjang enam bulan pertama 2026 bahkan berhasil melampaui ekspektasi
awal perusahaan.
Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus optimisme atas capaian
yang berhasil diraih jajaran manajemen ITDC bersama seluruh pemangku
kepentingan kawasan.
“Capaian ini bahkan melampaui target yang ditetapkan
perusahaan, yakni mencapai 124,7 persen dari target Semester I 2026,” ungkap
Ahmad Fajar, Selasa (1/9).
Tingginya antusiasme wisatawan untuk berlibur, menikmati
keindahan Mandalika, maupun melakukan aktivitas bisnis memberikan dampak
positif terhadap berbagai sektor pendukung pariwisata lokal, terutama industri
perhotelan dan akomodasi.
Geliat pariwisata yang semakin kuat turut mendorong
peningkatan tingkat hunian hotel (occupancy rate) di seluruh kawasan Mandalika.
Berdasarkan data operasional, rata-rata okupansi hotel di
Kawasan Mandalika meningkat dari 44,94 persen pada Semester I 2025 menjadi
50,95 persen pada Semester I 2026.
Kenaikan tersebut menjadi indikator semakin tingginya minat
wisatawan untuk menikmati Mandalika lebih lama, sekaligus membuka peluang yang
semakin besar bagi pertumbuhan ekonomi dan usaha pariwisata masyarakat sekitar.
“Setiap kawasan pariwisata memiliki karakteristik unik yang
berbeda-beda. The Mandalika sendiri kini telah berkembang pesat dan memantapkan
posisinya sebagai penggerak utama sport tourism tingkat nasional maupun
internasional,” tegas Fajar.
Dengan pertumbuhan kunjungan yang terus meningkat, fasilitas
pariwisata yang berkembang, serta daya tarik alam dan sport tourism yang
semakin dikenal dunia, The Mandalika semakin menegaskan diri sebagai destinasi
yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Lombok.
Mandalika bukan sekadar tempat untuk berkunjung. Mandalika
adalah pengalaman wisata Lombok yang semakin mendunia.
Kutipan berita Lombok Post
Indonesia
English
العربية
中文
